Mettl B2B Sales Potential (Experienced) - Bahasa Indonesia

Sample Report
sample-report@mettl.com
Test Taken on:
Report Version as on:
Finish State: Normal
Registration Details
Alamat Email: sample-report@mettl.com
Nama Depan: sample
Nama Belakang: Not filled
Tanggal lahir: Mar 4, 1952
Nomor Kontak/ Nomor Telepon: Not filled
Jenis kelamin: Not filled
Negara: Not filled
Response Style: Keinginan Sosial

Explanation of response style:

Asli: Peserta merespon secara apa adanya.

Keinginan Sosial: Jika lebih dari 60% pertanyaan dijawab oleh peserta dengan jawaban yang mengindikasikan bahwa peserta berupaya untuk terlihat positif dihadapan oranglain ataupun sangat mempertimbangkan penilaian lingkungan sosial terhadap dirinya.

Tendensi Sentral: Jika respon yang netral selalu dimunculkan oleh peserta sebanyak lebih dari 60% dari keseluruhan responnya.

kerelaan: Jika respon yang sangat setuju maupuns setuju selalu dimunculkan oleh peserta sebanyak lebih dari 60% dari keseluruhan responnya.

RINGKASAN EKSEKUTIF
Pengetahuan Penjualan
Rekomendasi bedasarkan Pengetahuan Penjualan

Direkomendasikan

Kelebihan

Memengaruhi dan Meyakinkan: Sangat Tinggi

Mengatasi Bantahan: Tinggi

Penyelesaian Transaksi: Tinggi

Potensi yang Dapat Ditingkatkan

Pra-Kualifikasi: Sedang

Pengelolaan Kesan: Sedang

Presentasi: Sedang

 Kepribadian Penjualan  
Rekomendasi bedasarkan Kepribadian penjualan

Cukup Direkomendasikan

Kelebihan

Orientasi Layanan Pelanggan: Mampu memahami kebutuhan dan permintaan pelanggan untuk kemudian meresponnya dengan tindakan yang tepat.

Tanda-tanda masalah

Berpikir Logis: Kurang intensif dalam menggali informasi, data masa lalu, pola, tren, dan juga tidak banyak memperhatikan hal-hal yang masih keliru dalam suatu situasi. Kurang mendalam ketika harus mengidentifikasi hubungan sebab akibat serta pro dan kontra dari sebuah situasi.

Empati: Cenderung tidak menaruh perhatian dan tidak menganggap emosi dan perasaan orang lain sebagai hal penting.

Potensi yang Dapat Ditingkatkan

Berpikir Logis: Perlu belajar untuk menggali informasi, baik yang terkait dengan data terdahulu, tren, dan menganalisis bagian yang keliru. Perlu belajar mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antara dua aspek ataupun situasi, serta pro dan kontra dari sebuah situasi.

Empati: Perlu belajar menempatkan emosi dan perasaan orang lain sebagai hal yang penting.

Pengendalian Diri: Perlu mengurangi sikap impulsif dan perlu lebih efektif dalam mengelola perasaan, terutama ketika bekerja dalam situasi menekan.

Pengetahuan Penjualan
Values shown in above chart are percentages
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Pra-Kualifikasi: Sedang

Sudah cukup mampu mencari informasi dan peluang penjualan yang baru. Namun masih perlu meningkatkan kemampuan untuk menilai tingkat ketertarikan calon pelanggan dan perlu mencari tahu lebih banyak tentang bagaimana cara mendekati mereka.

Pengelolaan Kesan: Sedang

Cukup mampu mengenali pentingnya kesan pertama pada penjualan. Cukup mampu menunjukkan sikap saling menghormati (mutual respect) dan cukup memahami pentingnya membangun kesan profesional dengan pelanggan. Hanya saja, masih perlu belajar bersikap tulus saat berinteraksi dengan pelanggan.

Presentasi: Sedang

Cukup mampu dalam mengidentifikasi kebutuhan pelanggan. Cukup percaya diri ketika menjelaskan fitur dari produk maupun layanan pada pelanggan, sesuai dengan ekspektasi mereka.

Mengatasi Bantahan: Tinggi

Sabar dan tenang saat berhadapan dengan pelanggan ataupun juga saat menjawab penolakan maupun tantangan yang pelanggan berikan. Tekun, konsisten untuk mencoba lagi dan optimis ketika menghadapi resistensi dari pelanggan.

Memengaruhi dan Meyakinkan: Sangat Tinggi

Mampu menjadi negosiator yang sangat ulung. Mampu tampil sangat persuasif ketika berinteraksi dengan pelanggan. Mampu mempengaruhi pelanggan dengan sangat meyakinkan mengenai keuntungan yang akan mereka dapatkan dari produk/layanan yang ditawarkan.

Penyelesaian Transaksi: Tinggi

Mampu menganalisis secara akurat mengenai situasi yang terjadi pada pelanggan, dan mampu membuat keputusan mengenai upaya apa yang seharusnya dilakukan agar penjualan berhasil. Mampu mengarahkan proses penjualan ke dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.

Kepribadian Penjualan
Manajemen Diri
Values shown in above chart are percentiles
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Pengendalian Diri: Rendah

Cenderung tidak begitu mampu memperhatikan emosi dan perasaan orang lain. Cenderung tidak begitu mampu menangani perasaan negatif yang muncul saat dihadapkan pada situasi sulit. Cenderung tidak tenang dan tidak siap, serta cenderung mudah menjadi frustrasi ketika dihadapkan pada tekanan.

Kepercayaan Diri: Sedang

Cukup mampu menampilkan kepercayaan diri terhadap keahlian maupun kemampuan diri sendiri. Cukup mampu tampil sebagai pribadi yang independen dan asertif. Cukup mampu mengambil inisiatif dan bersedia membimbing orang lain ketika mereka dihadapkan pada situasi yang menantang. Cukup terbuka dan cukup nyaman bekerja di situasi yang berisiko.

Toleransi Stres: Rendah

Cenderung tidak efektif saat berhadapan dengan situasi penuh tekanan dan menjadi sangat mudah stress dan khawatir, serta sangat mudah menjadi frustrasi, kemudian cenderung menjadi tidak menghasilkan kemajuan yang berarti karena tidak menampilkan usaha terbaik dalam proses penyelesaian tugas. Merasa sulit untuk bersikap optimis dan mudah menyerah ketika tidak berhasil menyelesaikan beberapa tugas. Cenderung tidak dapat mengatasi tekanan di lingkup pekerjaan dan menjadi pasif saat menghadapi tekanan tersebut.

Orientasi Pencapaian: Sedang

Cukup nyaman untuk menangani tugas yang berisiko. Cukup menunjukkan motivasi internal dari dalam diri untuk mendorongnya dalam pencapaian hasil yang optimal. Cukup mampu menyusun standar untuk diri sendiri maupun tim, meskipun belum merupakan standar yang tinggi. Cenderung senang bekerja di area nyaman (comfort zone). Belum mandiri dalam hal penentuan tenggat waktu penyelesaian tugas dan memerlukan arahan orang lain.

Ketangkasan Belajar: Rendah

Cenderung tidak menunjukkan kemampuan untuk belajar dari pengalaman, baik pengalaman yang terkait kesuksesan maupun kegagalan pribadi dan orang lain, untuk kemudian digunakan sebagai pembelajaran di masa datang. Cenderung tidak bersedia untuk terbuka pada pengalaman yang menantang dan juga kesempatan berkembang. Cenderung tidak senang untuk menerapkan konsep, strategi, perilaku, maupun pengetahuan yang baru dalam rangka mengatasi masalah yang kompleks. Cenderung sangat terpaku pada pendekatan konvensional.

Mengelola Proses Penjualan
Values shown in above chart are percentiles
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Orientasi Hasil: Sedang

Cukup mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam lingkup pekerjaan. Cukup mampu secara aktif memastikan bahwa hasil yang diharapkan dapat tercapai, dan cukup mempertimbangkan kualitas dari hasil kerja pribadi. Cukup fokus pada upaya mencapai hasil kerja yang terbaik, tanpa adanya kesalahan. Cukup mampu menunjukkan kemampuan yang efektif dalam mengelola sumber daya yang tersedia dan cukup mampu mengupayakan unit mencapai efisiensi yang optimal. Cukup fokus untuk menetapkan sasaran yang menantang untuk diri sendiri maupun tim.

Perencanaan dan Pelaksanaan Proses: Sedang

Cukup mampu mengidentifikasi masalah dan cukup mampu melihat masalah dari perspektif yang luas. Tidak begitu menemui kesulitan dalam proses perencanaan dan penyusunan strategi. Cukup mampu menunjukkan rasa kepemilikan pada proses awal pengerjaan tugas sampai dengan tujuan tercapai. Cukup mampu menyediakan dukungan yang memadai dalam rangka membantu tim untuk mengatasi hambatan yang terjadi, dan cukup berupaya agar tim memiliki antusiasme dan semangat yang sama. Cukup intensif dalam delegasi, dan memberikan arahan serta sumber daya yang memadai bagi tim untuk dapat mengeksekusi rencana dengan baik. Cukup intensif dalam monitoring yang kontinu terhadap kemajuan tim terkait pencapaian sasaran.

Pengambilan Inisiatif: Sedang

Cukup terbuka terhadap pengalaman dan peluang baru, dan cukup mampu menunjukkan inisiatif baru di lingkup pekerjaan. Cukup fleksibel dan menunjukkan motivasi internal yang kuat dari dalam diri melalui berbagai usulan tentang ide-ide baru. Cukup mampu menampilkan pandangan pribadi dan cukup mampu mempengaruhi ataupun mengarahkan orang lain ketika dibutuhkan.

Pencarian Informasi: Sedang

Menampilkan kemampuan yang memadai dalam mengumpulkan dan mengorganisasikan data, fakta, dan informasi secara metodik dan efisien, yang dibutuhkan dalam rangka menyelesaikan masalah di lingkup pekerjaan serta dalam membuat keputusan yang efektif. Mampu mencari peluang dan kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan juga cukup berupaya menggali ide-ide baru.

Ketekunan: Sedang

Cukup menunjukkan keinginan kuat dalam menyusun target personal yang tinggi dalam rangka mencapai hasil terbaik. Cukup dapat menyikapi situasi secara tenang dalam mengatasi masalah. Cukup fokus dalam mengerahkan seluruh usaha untuk mencapai target. Cukup menempatkan tanggung jawab personal dan rasa memiliki terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di pekerjaan. Tidak begitu mengalami kesulitan menghadapi tugas yang terstruktur dan dalam implementasi rencana, begitu pula dalam menyelesaikan tugas yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mencapai target bisnis. Cukup fleksibel dan menampilkan upaya kuat untuk mencapai hasil yang telah ditetapkan.

Mengelola Hubungan Klien
Values shown in above chart are percentiles
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Empati: Sangat rendah

Cenderung belum menampilkan kemampuan dalam mengenali dan memahami perasaan maupun kebutuhan orang lain, dan tidak memperhatikan kondisi emosi orang lain dengan baik. Cenderung tidak menampilkan diri sebagai orang yang ramah, dan tidak mempertimbangkan perasaan orang lain dalam pengambilan keputusan. Mengalami kesulitan yang berarti dalam menentukan motivasi dan niat orang lain terhadap dirinya.

Berjejaring dengan Orang: Rendah

Cenderung kurang berupaya menampilkan diri sebagai pribadi yang hangat dan ramah, kurang menunjukkan ketertarikan dalam bersosialisasi dan membangun kontak serta relasi dalam rangka mendapatkan peluang. Cenderung kurang menampilkan kemampuan yang efektif dalam mengembangkan jaringan dan menggunakan hal tersebut guna pengembangan diri. Kurang percaya diri dan kurang mampu mengakomodasi kepentingan orang lain.

Memengaruhi Orang Lain: Sedang

Cukup mampu mempersuasi orang lain untuk mengambil tindakan tertentu. Cukup mampu mengidentifikasi dan memanfaatkan berbagai faktor yang bisa jadi mempengaruhi orang lain untuk mengambil tindakan tertentu. Cukup mempengaruhi orang lain dan cukup mampu menjadi seorang negosiator.

Orientasi Layanan Pelanggan: Tinggi

Mampu merespon kebutuhan pelanggan dengan baik, maupun dalam menangani keluhan pelanggan. Mampu mengidentifikasi calon pelanggan yang potensial, dan mampu mengedepankan kualitas layanan yang baik bagi para pelanggan. Mampu memahami dan memenuhi harapan pelanggan. Mampu memodifikasi cara kerja serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan maupun karakteristik pelanggan.

Kecerdasan Berbinis
Values shown in above chart are percentiles
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Pengetahuan Pasar: Rendah

Kurang menyukai kegiatan intelektual dan kurang mencari informasi yang lebih banyak mengenai pengetahuan baru yang terkait dengan kebutuhan bisnis. Kurang menampilkan adanya ketertarikan untuk memahami proses bisnis dan lingkungan eksternal organisasi. Kurang termotivasi untuk mencapai hasil yang signifikan dan kurang proaktif. Kurang menunjukkan upaya yang kuat untuk memastikan bahwa permintaan pelanggan dapat terpenuhi melalui pemberian rekomendasi mengenai solusi mana yang paling tepat untuk kebutuhan mereka. Kurang menunjukkan kemampuan pengorganisasian tugas secara sistematis saat diharuskan untuk merencanakan sebuah proyek. Kurang menunjukkan adanya upaya untuk menganalisis kondisi market, kondisi ekonomi, dan nilai kompetitif perusahaan dibandingkan dengan kompetitor, serta kurang berupaya memahami dampak keseluruhan hal tersebut terhadap tujuan organisasi secara keseluruhan.

Penyelarasan Strategis: Sedang

Cukup mampu mengembangkan jaringan dan cukup mampu membangun aliansi bisnis. Cukup mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal organisasi, untuk membangun relasi yang stratejik dan mencapai tujuan bersama. Cukup mampu mengimplementasikan tujuan stratejik yang telah ditetapkan dan cukup mampu menyelaraskan tujuan antar unit di organisasi. Cukup mampu memastikan tujuan tim konsisten dan sejalan dengan rencana stratejik unit maupun organisasi. Cukup mampu menyelaraskan proses dan budaya kerja di unit dan organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi dan internalisasi nilai-nilai organisasi.

Membangun Merek: Sedang

Cukup mampu mengembangkan ekuitas merek, dan cukup mampu mengkomunikasikan produk maupun layanan kepada pelanggan, serta cukup mampu menyediakan dukungan yang efisien untuk para pelanggan. Cukup mampu mempertahankan brand positioning dan cukup mampu memenuhi ekspektasi pelanggan, serta cukup memahami kebutuhan dan nilai-nilai pelanggan.

Kepemimpinan
Values shown in above chart are percentiles
Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Manajemen Tim: Sedang

Cukup efektif dalam mengelola tim. Cukup mampu memberikan panduan kepada tim, begitu pula dalam memonitor kemajuan tim dan dalam mengantisipasi kendala yang akan muncul, serta cukup efektif dalam melakukan perubahan yang memang diperlukan untuk memastikan tim dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Cukup memahami perbedaan individual yang ada, dan cukup efektif dalam melakukan coaching dan mentoring dalam rangka mengembangkan anak buah. Cukup mampu memotivasi dan mendorong anak buah untuk terus belajar. Cukup mampu memperhatikan kondisi emosi orang lain dan juga dalam memahami dan mendengarkan masalah yang dialami anak buah. Cukup efektif dalam menyampaikan umpan balik yang sesuai untuk anak buah, begitu pula dalam memastikan apakah mereka bertindak selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Negosiasi dan Persuasi: Rendah

Kurang efektif dalam bernegosiasi dan mempengaruhi orang lain. Kurang efektif dalam memanfaatkan posisi seseorang dalam rangka negosiasi, serta kurang efektif dalam membantu orang lain memahami isu yang sedang terjadi. Kurang kreatif dan kurang berpikir diluar dari apa yang sudah ada, guna mengidentifikasi alternatif solusi yang sesuai dengan kebutuhan para stakeholder. Kurang berupaya mengembangkan strategi yang dapat mempersuasi orang lain, terutama dalam situasi yang sensitif maupun penuh tekanan.

Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan Konsultatif: Sedang

Cukup mampu menganalisis masalah secara efektif melalui proses brainstorming dan cukup mampu membuat keputusan yang tepat, sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam mengambil tindakan. Menunjukkan kemampuan yang memadai dalam mengembangkan solusi yang efektif terutama saat dihadapkan pada waktu yang sempit dan informasi yang terbatas. Dalam mengambil keputusan ia cenderung berkonsultasi pada pihak lain maupun anak buah. Cukup akurat dalam memprediksi hasil/konsekuensi dari solusi. Cukup mampu melihat keterkaitan antar isu dengan tepat.

Memimpin dengan Contoh: Sedang

Cukup mampu mendemonstrasikan kemampuan untuk merancang, menganalisis dan mengevaluasi informasi maupun masalah untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Tidak terlalu mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan yang tepat, cukup mampu menggunakan informasi yang luas dan cukup mampu menggunakan bukti-bukti yang relevan dalam proses pengambilan keputusan. Cukup mampu menganalisis maupun mengevaluasi bukti-bukti maupun masalah secara logis, dan tidak terlalu mengalami kesulitan ketika diharuskan untuk menentukan solusi yang tepat. Cukup mampu membedakan satu masalah dengan masalah lainnya. Cukup mampu membuat opini dengan sudut pandang yang luas. Tidak terlalu menemui hambatan dalam proses perencanaan dan penentuan strategi.

Berpikir Logis: Sangat rendah

Cenderung tidak mendemonstrasikan kemampuan untuk merancang, menganalisis dan mengevaluasi informasi maupun masalah untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Cenderung bukan merupakan pengambil keputusan yang baik, cenderung tidak menggunakan informasi yang luas dan tidak banyak menggunakan bukti-bukti yang relevan dalam proses pengambilan keputusan. Belum menunjukkan kemampuan yang memadai dalam menganalisis maupun mengevaluasi bukti-bukti maupun masalah secara logis, dan mengalami kesulitan yang berarti ketika diharuskan untuk menentukan solusi yang tepat. Tidak memiliki kemampuan dalam membedakan satu masalah dengan masalah lainnya. Cenderung membutuhkan waktu yang lama dalam membuat opini dengan sudut pandang yang luas. Cenderung memiliki kendala yang signifikan dalam proses perencanaan dan penentuan strategi.

Motivasi Utama
Pengakuan dan Apresiasi

Cenderung sangat termotivasi oleh adanya pengakuan dan apresiasi orang lain terhadap keberhasilan dari suatu tugas yang ia kerjakan. Cenderung mencari penerimaan dari banyak pihak di lingkup pekerjaan.

Sisi Gelap

Cenderung sangat fokus pada pendapat orang lain daripada tugas yang harus dihadapi.

Langkah agar yang bersangkutan tetap termotivasi

Yang bersangkutan perlu merasa bahwa ia diapresiasi dengan cara memberikannya umpan balik yang kontinu.

Keamanan dan Stabilitas

Cenderung menilai bahwa sisi aman dari pekerjaan sangatlah penting, baik dari sisi sosial maupun finansial. Cenderung senang dengan pekerjaan yang bersifat permanen dan posisi yang memang dapat dipertanggungjawabkan.

Sisi Gelap

Cenderung tidak nyaman dengan perubahan radikal yang terjadi di lingkup tugas.

Langkah agar yang bersangkutan tetap termotivasi

Yang bersangkutan perlu mendapatkan gambaran mengenai rencana karir yang jelas dan prospek jangka panjang untuknya di organisasi.

Test Log
Lampiran
Mengetahui diri Anda dengan baik adalah salah satu kemampuan yang penting dalam mengembangkan diri Anda secara profesional. Laporan ini pada dasarnya memungkinkan untuk mengetahui kepribadian seseorang di lingkup pekerjaan, yang akan membantu dalam proses pengembangan diri. 
Mendapatkan pemahaman yang menyeluruh mengenai area kekuatan dan pengembangan yang perlu dilakukan. 
Mengidentifikasi sejauh mana kepribadian mempengaruhi perilaku yang ditampilkan seseorang. 
Memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai gaya kepemimpinan seseorang dan bagaimana mengelola pekerjaan melalui berbagai kompetensi kepemimpinan. 

Bagaimana menginterpretasikan laporan ini?
Ketika menginterpretasikan hasil, penting untuk diingat bahwa nilai yang dimunculkan bukanlah sesuatu yang baik ataupun buruk, layak ataupun tidak layak. Pada dasarnya, nilai berasal dari penilaian individu mengenai perilakunya (self-assessment), akurasi dari laporan ini bergantung pada sejauh mana individu mengisinya dengan jujur dan apa adanya, dan sejauh mana individu mengenal dirinya sendiri dengan baik. 
Skala dari setiap aspek bergerak dari sangat tinggi ke sangat rendah, yang didasarkan pada kurva normal. 
Deskripsi dari seluruh aspek dalam hal ini mudah dimengerti dan menjelaskan aspek tersebut.
Response style merupakan acuan mengenai kecenderungan individu dalam mengisi tes.